Friday, April 3, 2015

Review Warung Bejo

Hari ini untuk acara meeting karyawan Pumasera, kami pesan menu paket 2 dari Warung Bejo Tebet. Menu Paket 2 isinya adalah nasi, ayam, lalap & sambal. Bisa dibilang standar aja, namun hebatnya tersedia 3 pilihan untuk ayamnya, bisa digoreng, bakar dan penyet, mantap kan? Kali ini kami coba pesan Paket 2 yg ayam penyet. Jadi pagi-pagi, salah satu rider Pumasera mampir ke Warung Bejo untuk pickup makanannya dan dibawa ke kantor.

Singkat cerita setelah selesai meeting, mulai makanan dibagi-bagikan. Menu paket 2 Warung Bejo dikemas pakai sterofoam kotak ukutan 18cm, begitu boxnya dibuka kami terpesona melihat porsi nasi dan ayamnya yg besar. Langsung saya berinisiatif mengambil kamera untuk difoto dulu, begini penampilannya:


Dari porsinya, jelas menu paket ini sangat cocok untuk makan siang, dijamin kenyang. Perkiraan saya, porsi nasinya hampir 2x nasi KFC. Ayamnya sendiri adalah potongan 1/4 ayam dgn ukuran yg besar, daun selada dan timun untuk lalapnya juga kelihatan segar, jadi walaupun tergolong paket ekomonis (hanya Rp. 17.500,- per paket), kualitas yg disajikan sangat baik. 

Saya mulai suapan pertama, daging ayamnya empuk juga gurih. Pastinya gara-gara cara masaknya yang ala ayam presto, jadi bumbunya meresap sampai ke dalam. Tapi menurut informasi dari Warung Bejo untuk ayam penyet, prestonya cuma 1/2 level, jadi tulangnya tidak sampai empuk supaya ayamnya tidak hancur. Sementara untuk yg ayam/bebek goreng, prestonya full jadi lebih empuk.  

Sambal penyetnya seperti tampak difoto, banyak tetapi tidak terlalu pedas, jadi tidak sampai kepedasan dan rasa ayam masih terasa. Sehabis suapan pertama saya lupa apa lagi yg terjadi, karena langsung diikuti oleh suapan kedua dan seterusnya. Demikian juga teman-teman yg lain, semua langsung tancap gas menikmati ayam penyet ini, dan dengan mulut masih penuh nasi semua bilang "Eeenaaaakkk...!!"